Faktor Determinan Status Gizi Balita: Analisis Pengetahuan Ibu dan Tingkat Ekonomi Keluarga di Desa Suak Timah
Main Article Content
Abstract
Malnutrition remains a critical public health concern among children under five years of age, particularly in rural communities where maternal knowledge and family economic status significantly influence child nutritional outcomes. This study aimed to examine the relationship between maternal knowledge and family economic status with the nutritional status of children under five in Suak Timah Village. A cross-sectional quantitative study design was employed to investigate how these determinant factors affect child nutrition. Data were analyzed using chi-square statistical tests to determine associations between variables. The results revealed that maternal knowledge demonstrated a significant relationship with child nutritional status (p = 0.048 < 0.05), indicating that mothers with better nutritional knowledge were more likely to have children with adequate nutritional status. Similarly, family economic status showed a significant association with child nutritional status (p = 0.033 < 0.05), suggesting that higher economic status correlates with improved nutritional outcomes. The findings conclude that both maternal knowledge and family economic status serve as crucial determinants of nutritional status among children under five, emphasizing the necessity for targeted interventions addressing maternal education and economic empowerment to improve child nutrition in rural settings.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Ahmed, T., Hossain, M., Sanin, K. I., & Rukundo, A. (2019). Nutrition of children and women in Bangladesh: Trends and directions for the future. Journal of Health, Population and Nutrition, 38(1), 1–11. https://doi.org/10.1186/s41043-019-0187-1
Ahmad, M. (2013). Hubungan tingkat sosial ekonomi orang tua/wali murid dengan status gizi siswa kelas atas SD Negeri 3 Jatiluhur Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 134–141.
Arifin, Z., & Setiyawan, A. (2012). Pengantar teknologi pendidikan. Remaja Rosdakarya.
Ayuningtyas, D. (2021). Hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 15(1), 45–53. https://doi.org/10.24893/jkma.15.1.45-53
Badan Pusat Statistik. (2021). Kota Medan dalam angka 2021. BPS Kota Medan. https://medankota.bps.go.id
Bandura, A. (2004). Health promotion by social cognitive means. Health Education & Behavior, 31(2), 143–164. https://doi.org/10.1177/1090198104263660
Becker, G. S., & Lewis, H. G. (1973). On the interaction between the quantity and quality of children. Journal of Political Economy, 81(2), S279–S288. https://doi.org/10.1086/260166
Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., De Onis, M., Ezzati, M., Grantham-McGregor, S., Katz, J., Martorell, R., & Uauy, R. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427–451. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60937-X
Conterius, & Avelina, M. (2022). Hubungan pengetahuan dengan status gizi balita di Desa Karang Anyar. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(2), 77–86. https://doi.org/10.35473/jgk.v14i2.1982
Dwiyanto, A. (2008). Reformasi birokrasi publik di Indonesia. Gadjah Mada University Press.
Fatah, N. A. (2008). Manajemen teknologi informasi. Alfabeta.
Fitriani, S. (2011). Promosi kesehatan. Graha Ilmu.
Harahap, A. (2021). Hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi balita di Puskesmas Padang Garugur Kabupaten Padang Lawas. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 12(4), 288–294. https://doi.org/10.33846/sf12401
Hardinsyah, & Supariasa, I. D. N. (2016). Ilmu gizi untuk mahasiswa dan profesi. Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Kavosi, E., Rostami, Z. H., Kavosi, Z., Nasihatkon, A., Jafari, A., & Hadian, M. (2014). Prevalence and determinants of under-nutrition among children under six: A cross-sectional survey in Fars Province, Iran. International Journal of Health Policy and Management, 3(2), 71–76. https://doi.org/10.15171/ijhpm.2014.54
Khairani, N., Nurhasanah, & Rahayu, I. (2020). Hubungan pendapatan keluarga dengan status gizi balita Desa Ngadiluwih Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(1), 50–56. https://doi.org/10.33366/jik.v13i1.1714
Lusmiati, E. (2021). Hubungan status sosial ekonomi dengan status gizi anak usia 12-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pineleng Kabupaten Minahasa. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 1(1), 8–15. https://doi.org/10.35898/ijphn.v1i1.70
Mardiana, S. (2021). Hubungan pengetahuan gizi dengan perilaku ibu dalam menyediakan makanan anak. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(2), 101–110.
Masrikhiyah, R. (2020). Hubungan status gizi balita dengan peran ibu dalam pemenuhan gizi di wilayah Puskesmas. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(1), 25–32.
Melati, A. (2014). Pengaruh usia terhadap pengetahuan ibu dalam pemenuhan gizi balita. Jurnal Kesehatan, 5(2), 89–96.
Moeheriono. (2018). Indikator kinerja individu. Rajagrafindo Persada.
Muntaqo, H. (2017). Teknologi dalam pandangan Jacques Ellul: Implikasi dan kritiknya terhadap kehidupan modern. Jurnal Filsafat, 27(2), 165–182. https://doi.org/10.22146/jf.27956
Muslimah, S. (2016). Hubungan tingkat sosial ekonomi dengan status gizi siswa Sekolah Dasar Sokowaten Baru Kecamatan Banguntapan Bantul. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 7(1), 45–54.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Oktaviani, M. (2018). Pengetahuan dan sikap ibu dalam pemenuhan gizi anak balita. Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(2), 55–62.
Olsha, M., Saputra, D., & Yuliani, R. (2022). Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman, 4(1), 12–19. https://doi.org/10.30872/jkmm.v4i1.1573
Pagau, A. (2018). Manajemen strategik dalam organisasi publik. Deepublish.
Pasang, M. Y., & Toding, P. T. (2020). Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita. Window of Public Health Journal, 1(5), 482–491. https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.198
Pemerintah Indonesia. (2021). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020–2024. https://peraturan.bpk.go.id
Prasetyo, B., Lestari, N., & Andriani, Y. (2016). Hubungan pendapatan keluarga dengan status gizi anak balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 11(2), 69–74.
Ruel, M. T., & Alderman, H. (2013). Nutrition-sensitive interventions and programmes: How can they help to accelerate progress in improving maternal and child nutrition? The Lancet, 382(9891), 536–551. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60843-0
Ruel, M., Quisumbing, A. R., & Balagamwala, M. (2018). Nutrition-sensitive agriculture: What have we learned so far? Global Food Security, 17, 128–153. https://doi.org/10.1016/j.gfs.2018.01.002
Sari, D. P., Sukandar, D., & Riyadi, H. (2021). Pengetahuan gizi ibu dan praktik pemberian makan balita: Studi di daerah urban Indonesia. Jurnal Gizi dan Pangan, 16(1), 47–56. https://doi.org/10.25182/jgp.2021.16.1.47-56
Sen, A. (1999). Development as freedom. Oxford University Press.
Suci, A. (2019). Strategi pengembangan UMKM di Kabupaten Langkat. Jurnal Ekonomi & Kewirausahaan, 19(1), 22–31. https://ejurnal.lppmunsera.org/index.php/ekwira/article/view/1236
Susanti, E. (2018). Hubungan status ekonomi dengan status gizi balita. Jurnal Gizi dan Pangan, 13(1), 15–22.
Susanti, E., Hidayat, R., & Wibowo, A. (2017). Hubungan status ekonomi dengan status gizi balita. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 5(2), 80–87. https://doi.org/10.21927/ijnd.2017.5(2).80-87
Suseno, T. (2021). Hubungan pengetahuan ibu balita dengan status gizi di wilayah kerja Puskesmas Beringin Raya Kota Bengkulu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 31–38.
Tambunan, T. (2009). Usaha mikro, kecil dan menengah di Indonesia: Isu penting. LP3ES.
Tamami, A. (2020). Manajemen pelayanan publik: Konsep dan aplikasi. Prenadamedia Group.
Tanjung, A. R. (2018). Kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini, 9(2), 112–120. https://ejournal.uigm.ac.id/index.php/EGMK/article/view/1107
Tessema, M., Belachew, T., & Mekonnen, T. C. (2020). Determinants of nutritional status of children aged 6–59 months in Ethiopia: A multilevel analysis. BMC Pediatrics, 20, 1–10. https://doi.org/10.1186/s12887-020-1945-0
Thoha, M. (2020). Pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia. RajaGrafindo Persada.
Wahyuni, R., Puspitasari, A. G., & Rahayu, F. (2022). Hubungan pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi anak dengan status gizi anak usia 1–3 tahun. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 177–184.
Wandani, S. (2021). Hubungan status ekonomi orang tua dengan status gizi balita di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 13(1), 33–40.
Wati, E. (2018). Hubungan tingkat pendapatan keluarga dengan status gizi anak balita di Desa Duwet Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 21–28.