Rekayasa Teknik Budidaya dengan Pengaturan Jarak Tanam Jagung (Zea mays L.) dan Macam Legum dalam Sistem Tumpang Sari
Main Article Content
Abstract
Increasing maize production can be done by using polyculture cropping patterns through intercropping with legumes. This study was conducted to determine the effect of interaction between spacing and legume types in intercropping systems and determine the appropriate spacing and legume types for intercropping patterns. The study was conducted from February to May. The research was designed using a randomized complete factorial design. The first factor was planting distance and the second factor is the type of legume crops. The results showed that there was a mutually beneficial interaction effect and an increase in the value of land productivity between planting distance and the type of legume intercropped. Intercropping with peanut is optimal at a spacing of 75 cm x 25 cm, while intercropping with mungbean gives maximum results at a spacing of 125 cm x 25 cm. The application of a good polyculture cropping system will provide favorable crop yields.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Abidin, Z. (1991). Pengujian waktu tanam kedelai (Glycine max (L.) Merrill) dan pemupukan TSP pada sistem tumpangsari dengan tanaman jagung (Zea mays L.) (Skripsi). Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.
Akk. (1993). Jagung. Kanisius.
Anwar, K., Juliawati, & Puryani, I. (2021). Respon pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis pada sistem tumpang sari dengan kacang tanah dan jarak tanam. Jurnal Sains dan Aplikasi, 9(1), 23–30.
Efendi, S. (2008). Cropping System: Suatu Cara Untuk Stabilitas Produksi Pertanian. Penataran PPS Bidang Agronomi dalam Pola Bertanam. Lembaga Penelitian Bogor.
Hakim, L. N. (2008). Pengaruh Waktu Tanam Jagung dan Varietas Kacang Tanah pada Sistem Tumpangsari terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedua Tanaman (Skripsi). Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.
Jumin, H. B. (2002). Agronomi. PT Raja Grafindo Persada.
Muhadjir, S. (1988). Jagung. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan.
Murni, A. M., & Arif, R. W. (2008). Teknologi Budidaya Jagung. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian.
Nurwidada. (1998). Bertanam Kacang Tanah.
Purwono, & Hartono, R. (2005). Bertanam Jagung Unggul. Penebar Swadaya.
Santrum, M. J., Tokan, M. K., & Imakulata, M. M. (2021). Estimasi indeks luas daun dan fotosintesis bersih kanopi hutan mangrove di Pantai Salupu Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Haumeni Journal of Education, 1(2), 38–43.
Senaratne, R., Liyanage, N. D. L., & Soper, R. J. (1995). Nitrogen fixation of and N transfer from cowpea, mungbean and groundnut when intercropped with maize. Fertilizer Research, 40(1), 41–48.
Sitompul, S. M., & Guritno, B. (1995). Analisis Pertumbuhan Tanaman. Gadjah Mada University Press.
Supriyatman, B. (2011). Introduksi Teknologi Tumpangsari Jagung dan Kacang Tanah.
Sutoro, Soelaeman, Y., & Iskandar. (1988). Budidaya Tanaman Jagung. Balai Penelitian Tanaman Pangan.
Suwarto, Yahya, Y., & Handoko, Chozhin, M. A. (2005). Kompetisi Tanaman Jagung dan Ubi Kayu dalam Sistem Tumpang Sari. Universitas Sumatera Utara.
Waluya, A. (2009). Gulma pada Tanaman Jagung di Kebun Percobaan Cikabayan, Institut Pertanian Bogor. Departemen Agronomi dan Hortikultura, Institut Pertanian Bogor.
Warsana. (2009). Introduksi Teknologi Tumpang Sari Jagung dan Kacang Tanah. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah.
Wisnubroto, M. P., Putra, E. T. S., & Kurniasih, B. (2020). Tanggapan Biokemis, Fisiologis, dan Agronomis Kedelai (Glycine max L. Merrill) terhadap Pemupukan NPK Berperekat Spent dan Deoiled Bleaching Earth (Tesis tidak dipublikasikan). Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Wisnubroto, M. P., Putra, E. T. S., & Kurniasih, B. (2024). Biochemical and agronomic responses of soybean (Glycine max L. Merrill) to spent and deoiled bleaching earth of NPK fertilization on filler basis. Pertanika Journal of Science & Technology, 32(2), 703–723. https://doi.org/10.47836/pjst.32.2.12