Nilai Pendidikan Moral dalam Film 172 Days: Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk

Main Article Content

Nurhikmah Nurhikmah
Sumiyati Sumiyati
Sukrisno Sukrisno
Hepta Pracipta Dewi
Charlina Charlina

Abstract

Films wield significant societal influence by imparting moral messages, particularly resonating with the millennial demographic. This study delves into the moral narrative of the true-story-based film "172 Days." Employing a qualitative descriptive approach, the research scrutinizes the macro, superstructure, and microstructure of the film. Through Teun Van Dick's Critical Discourse Analysis, the macro structure illustrates life's trials, emphasizing patience and sincerity. The superstructure emphasizes love for all things solely for the sake of Allah. Lastly, the microstructure advocates audience sincerity and patience in embracing their destiny. The findings underscore the film's profound message of resilience and faith, resonating with contemporary societal values. By analyzing the film's layers, this research sheds light on the nuanced ways in which cinema shapes moral consciousness and societal perceptions.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nurhikmah, N., Sumiyati, S., Sukrisno, S., Dewi, H. P., & Charlina, C. (2023). Nilai Pendidikan Moral dalam Film 172 Days: Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk. Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 3(2), 210–214. https://doi.org/10.57251/ped.v3i2.1265
Section
Articles

References

Bungin, B. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Depok: PT Rajal Grafindo.

Canggara, H. (2012). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Jakarta Rajawali Pers.

Diah, K. (2018). Analisis Wacana Kritis (Pengantar Praktis). Jogjakarta: Pustaka Pelajar.

Eriyanto. (2014). Analisis Wacana Pengantar Analisis Teks Media.

Firman, M. (2017). Nilai Moral dalam Novel Sang Pencerah Karya Akmal Nasrey Basral. Jurnal Bahasa dan Sastra, 2(2), 49-60.

Kristina, D. (2018). Analisis Wacana Kritis (Pengantar Praktis). Bandung: Pustaka Pelajar.

Marseli, S. (1996). Dasar-Dasar Apresiasi Film. Jakarta: PT Grasindo.

Marhayati, N., Chandra, P., & Fransisca, M. (2020). Pendekatan Kognitif Sosial pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. DAYAH: Journal of Islamic Education, 3(2), 250-2070. https://doi.org/10.22373/jie.v3i2.7121

Masitoh. (2020). Pendekatan dalam Analisis Wacana Kritis. Jurnal Komunikasi, 69.

Nisal, K. (2017). Analisis Wacana Kritis Van Dijk (Teori Van Dijk Pada Kajian Teori Media Massa Rubrik Pembaca). Jurnal Dialog, 558.

Nisa, S., Jumroni, & Tantan Hermansah. (2022). Analisis Semiotika Pesan Moral dalam Film Jokowi. Jurnal Ekonomi Bisnis Indonesia, 17(2), 100-111.

Nurul, M., Muhammad Nur Ikhasan, B., & Zarkasi Putro, K. (2021). Pendekatan Kognitif-Sosial Perspektif Albert Bandura pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Ejournal. Unuja.ac.id, 05(1), 92-103.

Saftri, N., & Hafidh. (2019). Pengembangan Nilai Agama dan Moral Melalui Metode Bercerita pada Anak. Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 4(1), 86-96.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sumarsilah, S. (2017). Mengkaji Nilai-Nilai Moral dalam Puisi sebagai Media Pendidikan Moral. Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya, 23(1), 57-66.

Susanti, Y. E. (2012). Nilai Moral Dalam Film The Wandering Earthliúlàng Dìqiú Karya Liú Cíx?n. Header halaman gasal: Penggalan Judul Artikel Jurnal, 1(1), 1-5.

Syaparuddin, & Elihami. (2019). Peranan Pendidikan Nonformal dan Sarana Pendidikan Moral. Jurnal Edukasi Nonformal, 1(1), 173-186.

Umam, H. (2013). Analisis Wacana Teun Van Dijk Terhadap Skenario Film Perempuan Punya Cerita. Jurnal Komunikasi.

Wijaya, D. (2019). Nilai Pendidikan Karakter dalam Film Hayya. Prosiding Seminar Nasional Bulan Bahasa, 72-77.