Strategi Komunikasi Teungku Dayah dalam Pembentukan Karakter Santri di Pesantren Raudhatul Huda Paya Naden

Main Article Content

Tengku Anas
Kamaruzzaman Kamaruzzaman
Rizqi Wahyudi

Abstract

Islamic boarding schools are institutions designed to nurture students into individuals with strong Islamic personalities. At Raudhatul Huda Paya Naden Islamic Boarding School, communication practices between the leadership, teacher council, and students play a crucial role in shaping student character. However, emerging issues such as declining moral attitudes, including reduced courtesy towards teachers and peers, demand serious attention. This study aimed to (1) describe Teungku Dayah’s communication strategies in shaping the character of students and (2) identify the obstacles faced in implementing these strategies. The research employed a qualitative field study conducted at Raudhatul Huda Paya Naden Islamic Boarding School, with data collected through interviews, observation, and documentation. The analysis was carried out using data reduction, data presentation, and verification techniques. The findings revealed that Teungku Dayah’s communication strategies in character building include persuasive communication, a personal and exemplary approach, the application of habituation, and emotional engagement. The obstacles identified include differences in student backgrounds, incompatibility with students’ learning styles, limited family involvement, the negative influence of social media, and insufficient resources and facilities. These results underscore the importance of effective communication strategies in addressing contemporary challenges of moral development in Islamic boarding schools.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Anas, T., Kamaruzzaman, K., & Wahyudi, R. (2024). Strategi Komunikasi Teungku Dayah dalam Pembentukan Karakter Santri di Pesantren Raudhatul Huda Paya Naden. Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 4(2), 206–212. https://doi.org/10.57251/ped.v4i2.1755
Section
Articles

References

Abd. Min. (2007). Pengembangan ekonomi pondok pesantren. Jakarta: Prasasti.

Abdul, M., & Mudzakkir, Y. (2006). Ilmu pendidikan Islam. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Afifuddin, & Saebani, B. A. (2009). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Pustaka Setia.

Amir, J. A. F. (1995). Reorientasi pendidikan Islam. Jakarta: Gema Insani Press.

Amin, H. (2007). Jurnal pondok pesantren Mihrab, 2(1).

Amin, H., dkk. (2006). Masa depan pesantren dalam tantangan modernitas dan kompleksitas global. Jakarta: IRD Press.

Cangara, H. (2022). Perencanaan & strategi komunikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Emzir. (2012). Metodologi penelitian kualitatif kuantitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Faisal, J. A. (1995). Reorientasi pendidikan Islam. Jakarta: Gema Insani Press.

Haningsih, S. (2008). Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 14(70), 120–131. https://doi.org/10.24832/jpnk.v14i70.390

Headari, A. (2006). Masa depan pesantren dalam tantangan modernitas dan kompleksitas global. Jakarta: IRD Press.

Idris, M. A. (2020). Peran pendidikan dayah dalam pembentukan karakter pemuda Aceh (Studi kasus di Aceh Tenggara). At-Ta’dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam, 12(1), 61–72. https://doi.org/10.47498/tadib.v12i01.337

Kementerian Pendidikan Nasional. (2011). Pedoman pelaksanaan pendidikan karakter: Berdasarkan pengalaman di satuan pendidikan rintisan. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

Kuswarno, E. (2011). Etnografi komunikasi: Pengantar dan contoh penelitiannya (Cet. 2). Bandung: Widya Padjadjaran.

Ma’arif, S. (2010). Pola hubungan patron-client kyai dan santri di pesantren. Jurnal Ta’dib, 15(2), 225–236.

Mansur, & Juenaidi, M. (2005). Rekonstruksi sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Departemen Agama RI.

Margono, S. (1997). Metodologi penelitian pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Martinov. (2016). Strategi komunikasi dalam konteks budaya. Jurnal Komunikasi dan Budaya, 8(2), 77–89.

Mastuhu. (1994). Dinamika sistem pendidikan pesantren: Suatu kajian tentang unsur dan nilai sistem pendidikan pesantren. Jakarta: INIS.

Moleong, L. J. (1991). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhadjir, N. (2000). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi IV). Yogyakarta: Rake Sarasin.

Muchlas, S., & Hariyanto. (2011). Konsep dan model pendidikan karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nadlifah, L., Arifin, M., & Rahmi, A. (2020). Transformasi peran teungku dayah dalam pendidikan masyarakat Aceh. Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 45–59. https://doi.org/10.21093/jpi.v11i1.2132

Nirzalin, & Armia, M. (2014). Teungku dayah dan otoritas sosial-keagamaan di Aceh. Jurnal Sosiologi Agama, 8(1), 33–48.

Pratama, R. (2019). Komunikasi persuasif dalam dakwah. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 4(2), 101–113. https://doi.org/10.15575/jdk.v4i2.2179

Qomar, M. (2008). Dimensi-dimensi pendidikan Islam. Malang: UIN-Malang Press.

Ramayulis. (2012). Ilmu pendidikan Islam (Cet. 9). Jakarta: Kalam Mulia Group.

Samani, M., & Hariyanto. (2011). Konsep dan model pendidikan karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sapono, I. (2011). Dimensi-dimensi pendidikan karakter: Wawasan, strategi, dan langkah praktis. Jakarta: Erlangga.

Saputra, H., Nasrun, N., & Anzaikhan, A. (2021). Otoritas teungku dayah dalam dinamika sosial keagamaan masyarakat Aceh. Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah, 27(2), 145–159. https://doi.org/10.22373/albayan.v27i2.8912

Subakat, S. (2017). Peran teungku dayah dalam pembentukan karakter santri di Aceh. Jurnal Pendidikan Dayah, 1(1), 25–34. https://doi.org/10.22373/jpd.v1i1.2003

Sunyata, A., & Eka, P. (2019). Strategi komunikasi dalam pendidikan Islam. Jurnal Ilmu Komunikasi Islam, 3(2), 99–110. https://doi.org/10.21070/jiki.v3i2.2231

Tjiptono, F. (2008). Strategi pemasaran. Yogyakarta: Andi Offset.

Usman, A. S. (2021). Peran pesantren dalam membangun karakter bangsa. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 5(1), 87–100. https://doi.org/10.30631/jpii.v5i1.778

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.