Kolonialisme dan Dikotomi Pendidikan di Indonesia
Main Article Content
Abstract
It is well known that Indonesia is a vast area and is very rich with various natural resources, including spices. These spices became the initial attraction for European nations to come to Indonesia, because they really needed them. The arrival of European nations (especially the Portuguese, Dutch and British) since the 9/15 century to trade which later developed into political and military colonization. The Dutch colonial occupation had very complex motives and goals with three major themes, which were often referred to as 3G: Gold (Gold), Glory (Power), and Gospel (Religion / Gospel), namely Economy, politics and religion. In relation to these interests, the drafters of the concept of education seemed unable to separate themselves from the socio-economic and political conditions of the Dutch central government, and their relation to the political interests of the Dutch East Indies. Thus every policy implemented in the field of education tended to be related to the interests of Dutch colonial politics in Indonesia. So that Islamic education itself is difficult to develop and its development is very limited and not given free space.
Downloads
Article Details
References
.........(ed), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara: Memperkokoh Eksistensi, Memperluas Kontribusi. (Medan: IAIN Press, 2015).
Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan: Depdikbud, Pendidikan Dari Zaman ke Zaman, (Jakarta: Depdikbud, 1979).
Daulay, Haidar Putra, Pemberdayaan Pendidikan Agama Islam di Sekolah, (Jakarta: Kencana, 2016)
........., Sejarah Pertumbuhan dan Pembaruan Pendidikan Islam di Indonesia, Jakarta: Kencana, cet. ke-4 2014).
Deliar Noer, Islam dan Politik di Indonesia, Prisma, No. 8, Agustus 1979. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka, 1989).
Echols, John M. dan Hassan Shadily, “dichotomy”, Kamus Inggris-Indonesia (Jakarta: PT. Gramedia Utama, 1992).
Hadiwijono , Harun, Sari Sejarah Filsafat Barat 2, ( Yogyakarta: Kanisius, 1980).
Hasbullah, Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia: Lintas Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, cet. ke-4, 2001).
Nasution, S, Sejarah Pendidikan Indonesia, (Jakarta: Bumi Aksara, Edisi kedua, cet. ke-5, 2001).
Pulungan, J. Suyuthi, Sejarah Pendidikan Islam, (Jakarta: Kencana (Prenadamedia Group, 2019).
Ramayulis, Sejarah Pendidikan Islam: Napaktilas Perubahan Konsep, Filsafat dan Metodologi Pendidikan Islam dari Era Nabi SAW sampai Ulama Nusantara, (Jakarta: Kalam Mulia, 2012).
Steenbrink, Karel A., Beberapa Aspek tentang Islam di Indonesia Abad ke-19, (Jakarta: Bulan Bintang, 1984).
........, Pesantren, Madrasah, dan Sekolah: Pendidikan Islam dalam Kurun Modern, (Jakarta: LP3S, 1986),
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Yunus, Mahmud, Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia, (Jakarta: Hidakarya Agung, 1996).