Pengembangan Media Pembelajaran Berbantuan Movie Maker pada Materi Drama bagi Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan Madani Marindal I
Main Article Content
Abstract
This study investigates the development, feasibility, and effectiveness of instructional media utilizing Movie Maker software to support the teaching of drama material for eleventh-grade students at SMK Madani Marindal I. Employing the ADDIE development model—comprising Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation—the research involved a total population of 46 students, with a purposive sample of 22 participants. The findings indicate that the developed media was deemed suitable for instructional use. Evaluations by media experts revealed a "Very Feasible" score of 89% and a "Feasible" score of 81.3%. Assessments by material experts yielded "Feasible" ratings of 83.3% and 78.6%, respectively. Additionally, feedback from an Indonesian language teacher rated the product as "Very Feasible" with a score of 93.3%. Field trials involving 22 students from the XI TBSM and OTKP classes reported a "Feasible" result with an overall percentage of 77.36%. These results affirm the practicality and relevance of Movie Maker-assisted learning media in enhancing student engagement and comprehension in drama instruction.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Arsyad, A. (2020). Media pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Astuti, S. W. (2019). Pemanfaatan media video sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua, 4(2), 122–131. https://doi.org/10.21107/metalingua.v4i2.6266
Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.
Darmadi, H. (2017). Pengembangan model dan metode pembelajaran dalam dinamika belajar siswa. Deepublish.
Hamalik, O. (2018). Proses belajar mengajar. Bandung: Bumi Aksara.
Kurniawan, H. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kompetensi literasi digital siswa. Jurnal Pendidikan Nusantara, 3(1), 55–64. https://doi.org/10.32734/jpn.v3i1.2234
Lubis, H. A. (2021). Inovasi media evaluasi berbasis teknologi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 34–45.
Majid, A. (2011). Perencanaan pembelajaran: Mengembangkan standar kompetensi guru. Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (ed. revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2017). Menjadi guru profesional menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Remaja Rosdakarya.
Nurfadhilah, A., & Herawati, R. (2022). Penerapan gamifikasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menggunakan platform Blooket. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 112–121.
Pratiwi, N. A., & Sukmawati, A. (2020). Pengaruh media video terhadap motivasi dan hasil belajar Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(3), 2167–2175. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/850
Rahmawati, E., & Darwis, M. (2020). Pengembangan media video pembelajaran berbasis proyek dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 6(1), 45–54.
Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran: Berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wijayanti, A., & Sulisworo, D. (2021). Pembelajaran kolaboratif berbasis proyek menggunakan video dalam meningkatkan keterampilan abad ke-21. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 27(1), 35–42. https://doi.org/10.21831/jptk.v27i1.39120
Yanti, R., & Saputra, R. (2021). Penggunaan Blooket dalam evaluasi pembelajaran daring Bahasa Indonesia. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran, 7(3), 211–219.
Yuliani, T., & Saraswati, D. (2022). Transformasi evaluasi pembelajaran di era digital: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan Inovatif, 5(1), 55–67. https://doi.org/10.24036/inovatif.v5i1.2022.55