Upaya Guru PAI Menciptakan Suasana Pembelajaran yang Efektif

Main Article Content

Hadi Saputra Panggabean
Nida Ul Hasanah
Saffana Ulfia
Sri Devi Hardiyanti
Putri Widia Astuti
Septianingsih
Elsya Fitri

Abstract

In learning students often experience boredom, teachers must be able to create an effective learning atmosphere for students with various methods. Schools as places of learning must also be able to create a good atmosphere especially in the classroom. However, sometimes in teaching and learning activities in schools, there are often problems related to learning experienced by these students. The problem is influenced by internal factors (which come from within the students themselves) and also external factors (which come from outside). One of the internal factors is the boredom experienced by students while studying. A teacher who can create an effective learning atmosphere for students in order to achieve learning. The essence of effective learning is a teaching and learning process that is not only focused on the results achieved by students, but how an effective learning process is able to provide good understanding, intelligence, perseverance, and provide behavior and apply it in their lives.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Panggabean, H. S., Hasanah, N. U., Ulfia, S., Hardiyanti, S. D., Astuti, P. W., Septianingsih, & Fitri, E. (2021). Upaya Guru PAI Menciptakan Suasana Pembelajaran yang Efektif. Education & Learning, 1(2), 6–11. https://doi.org/10.57251/el.v1i2.52
Section
Articles

References

Dimyati. 1999. Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Djiwandono, Sri Esti Wuryani. 2002. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Grasindo, 2002
Hamalik, Oemar. 2002. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta : PT. Bumi Aksara.
Madri M. dan rosmawati, 2004. Pemahaman guru tentang strategi pembelajaran, Vol. 27, No. 03.
Muhaimin. 2002. Paradigma Pendidikan Islam Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: Rosdakarya.
Muhammad ‘Athiyah al-Ibrasi. 1950. Ruuhu at-Tarbiyah wat Ta’li. (Arabiyah: Daar al-Ihya al-Kutub).
Mukhtar. 2003. Desain Pembelajaran PAI. Jakarta: Misaka Galiza.
Mulyasa, E. 2003. Menjadi kepala sekolah profesional: dalam konteks menyukseskan MBS dan KBK. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muntholi’ah. 2002. Konsep Diri Positif Penunjang Prestasi PAI. Semarang: Gunungjati dan Yayasan al-Qalam.
Nasrun. 2001. Media, Metode, dan Pengelolaan Kelas Terhadap Keberhasilan Praktek Lapangan Kependidikan, Forum pendidikan: Universitas Negeri Padang.
Prayitno. 2009. Dasar teori dan praksis Pendidikan, Jakarta: Grasindo.
Purwanto, Ngalim. 1996. Psikologi pendidikan remaja. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Rosyada, Dede. 2004. Paradigma Pendidikan Demokratis: sebuah Model Pelibatan Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pendidikan. Jakarta: Prenada Media.
Santrock, John W. 2008. Educational Psychology, Terj.Tri wibowo B.S, Psikologi Pendidikan. Jakarta: Prenada Media Group.
Semiawan, Cony. 1990. Pendekatan Keterampilan Proses. Jakarta: Gramedia.
Slameto. 1995. Belajar dan Fakto-Faktor Belajar yang Mempengaruhi. Jakarta: rineka cipta.
Sudjana. 2004. Manajemen Program Pendidikan Untuk Pendidikan Nonformal dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Bandung: Falah Production.
Syafaruddin dan Irwan Nasution. 2005. Manajemen Pembelajaran, Jakarta: Penerbit Quantum Teaching.
Syaiful Sagala. 2003. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Tafsir, Ahmad. 1995. Metodologi Pengajaran Agama Islam. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Thoha, Chabib. 1999. Metodologi Pengajaran Agama. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Tim Pengembang Ilmu Pendidikan. 2007. Ilmu dan Aplikasi Pendidikan, Jakarta: PT. Imtima.

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.