Model Komunikasi Ruang Literasi dalam Meningkatkan Minat Baca di Kalangan Mahasiswa UINSU Medan

Main Article Content

Adinda Salsabila
Fadlan Aulia
Rafli Rahmanda
Putri Aulia Natasha
Unnaisah Khairani

Abstract

Reading is a crucial skill that any student must incorporate into their daily routine. By engaging in reading, you can get new knowledge, and you can increase your level of concern for your social well-being through reading. But at State Islamic University of Nort Sumatera, particularly among the Student, the reading program is rather erratic. Compared to reading a book, student more frequently uses the internet to search for educational information and materials. This suggests that at UINSU, bias is not yet a way of life, and bias among UINSU women is more persistently expressed in their viewing of television programs and dramatic readings on gaming console. Because of this, Literasi room had to reappear in order to provide the student with renewed inspiration to read. It is anticipated that this Literal Component will be an effective solution to address the issue of Minat Baca in the student community.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Salsabila, A., Aulia, F., Rahmanda, R., Natasha, P. A., & Khairani, U. (2022). Model Komunikasi Ruang Literasi dalam Meningkatkan Minat Baca di Kalangan Mahasiswa UINSU Medan. Communication & Social Media, 2(1), 1–6. https://doi.org/10.57251/csm.v2i1.455
Section
Articles

References

Anjani, S., Dantes, N., & Artawan, G. (2019). Pengaruh Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Terhadap Minat Baca dan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V SD Gugus II Kuta Utara. PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 3(2). https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jpdi.v3i2.2869

Cangara, H. (2011). Komunikasi Politik Konsep, Teori dan Strategi. Jakarta: Rajawali Press.

Ghazali, M. B. (1997). Dakwah Komunikasif Membnagun Kerangka Dasar Ilmu Komunikasi Dakwah. Jakarta: CV Perdana Ilmu Jaya.

Handayani, T. U. (2020). Penguatan Budaya Literasi Sebagai Upaya Pembentukan Karakter. Jurnal Literasi, 4(1), 67–69.

Hasnadi. (2019). Membangun Budaya Literasi Informasi Pada Perguruan Tinggi. Prosiding SEMDI-UNAYA (Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu UNAYA), 610–620. Retrieved from http://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/semdiunaya

Idrus, M. (2009). Metode Penelitian Ilmu Sosial, Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Jakarta: Erlangga.

Irianto, P. O., & Febrianti, L. Y. (2017). Pentingnya Penguasaan Literasibagi Generasi Muda dalam Menghadapi MEA. The 1st Education and Language International Conference Proceedings. Retrieved from http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/ELIC/article/view/1282

Moeloeng, D. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Muhfid, M. (2007). Komunikasi dan Regulasi Penyiaran. Jakarta: Kencana.

Mulyana, D. (2015). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Padmono. (2002). Evaluasi dan Pengajaran. Surakarta: FKIP UNS.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Somadayo, S. (2011). Strategi dan Teknik Pembelajaran Membaca. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sugiyono. (2013). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: ALFABETA.

Sumarni. (2007). Metode Pembelajaran di Sekolah Dasar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wahyudi. (2012). Pengembangan Pendidikan. Jakarta: Prestasi Pustaka Karya.

Wahyudi, D. (2021). Literasi Moderasi Beragama Sebagai Reaktualisasi “Jihad Milenial” Era 4.0. Jurnal Moderasi Beragama, 1(2), 1–20.

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.