Pengaruh Terapi Al-Qurani dalam Konseling Islam terhadap Perilaku Kecanduan Film Pornografi pada Remaja Laki-laki di Surabaya
Main Article Content
Abstract
Pornography addiction is a form of deviant behavior that adversely affects the mental, spiritual, and social well-being of adolescents. This study aims to examine the effectiveness of Islamic counseling employing Qur’anic recitation therapy in reducing pornography-viewing addiction among a young male in Surabaya. Using a qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation, followed by a comparative descriptive analysis of the client’s condition before and after the therapeutic intervention. The findings reveal a substantial decrease in the frequency of pornography consumption after the client underwent a structured Qur’anic recitation program. The client, who previously viewed pornographic films 3–7 times per week, showed a marked decline to only once every two weeks. Improvements were also observed in self-control, daily habits, and the development of more religious attitudes. These results demonstrate that Islamic counseling integrated with Qur’anic therapy can serve as an effective alternative for assisting individuals in overcoming pornography addiction while fostering healthier behaviors aligned with Islamic values.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Ab. Rahman, N. A. @ N. A., Razak, T. M. T. A., Ab. Alim, N. N. A., Kamaruddin, N. K., Lateh, N., & Hashim, N. (2021). Pornografi dalam kalangan remaja generasi Z menurut perspektif Islam: Pornography among Z Generation adolescents from the Islamic perspective. Online Journal of Research in Islamic Studies, 8(2), 67–78. https://doi.org/10.22452/ris.vol8no2.7
Abdurrahman, A. (2019). Fungsi dan peran konseling Islam dalam pendidikan. Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 3(1), 33–45. https://doi.org/10.29240/jbk.v3i1.799
Afriliani, C., Azzura, N. A., & Sembiring, J. R. B. (2023). Faktor penyebab dan dampak dari kecanduan pornografi di kalangan anak remaja terhadap kehidupan sosialnya. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN, 8(1), 7–14. https://doi.org/10.15294/harmony.v8i1.61470
Ali, S. N. R. (2019). Analisis pengaruh konten negatif internet terhadap fungsi prefrontal cortex pada usia 18–19 tahun. https://doi.org/10.31227/osf.io/6mcgw
Ayyun, R. T. Q., & Malihah, E. (2019). Peran keluarga dalam upaya pencegahan adiksi pornografi pada anak usia sekolah dasar. SOSIETAS, 8(2), 1–10. https://doi.org/10.17509/sosietas.v8i2.14595
Fahrizal, Y., Rianto, I. M., Istiana, D., Putri, F. M. E., Fitriyanti, E. A., Suryana, R., & Amiasih, S. (2022). Deteksi risiko pornografi dan upaya pencegahan di kalangan mahasiswa pada masa pandemi COVID-19. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat, 43, 627–633. https://doi.org/10.18196/ppm.43.627
Flambonita, S., Novianti, V., & Febriansyah, A. (2021). Bahaya pornografi melalui media elektronik bagi remaja berbasis penyuluhan hukum. Jurnal Abdidas, 2(3), 603–610. https://doi.org/10.31004/abdidas.v2i3.324
Ikhsan, M., Jannah, S., & Rifai, A. (2020). Menakar Undang-Undang Pornografi dalam perspektif hukum Islam dan Maq??id al-Syar??ah. Bustanul Fuqaha: Jurnal Bidang Hukum Islam, 1(4), 709–724. https://doi.org/10.36701/bustanul.v1i4.264
Jasman, J., Mizkazola, I., & Maiseptian, F. (2024). Penggunaan Instagram sebagai media konseling Islam: Content analysis pada akun Instagram @shiftmedia.id. Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat, 7(1), 90–100. https://doi.org/10.31869/jkpu.v7i1.5610
Kurniawan, H., & Salsabila, A. (2023). Pandangan remaja dari segi agama Islam dan kesehatan mengenai pornografi anak. Ta’rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini, 4(4), 128–138. https://doi.org/10.59059/tarim.v4i4.526
Lase, F., & Halawa, N. (2022). Menjaga dan mendidik anak di era digital terhadap bahaya pornografi. Zadama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 57–68. https://doi.org/10.56248/zadama.v1i1.21
Maftukhah, W., & Khadijah, K. (2025). Pengaruh konsumsi pornografi terhadap perkembangan kognitif, sosial, dan emosional remaja. Momentum: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 14(1), 46–56. https://doi.org/10.58472/momentum.v14i1.178
Mustatho, M., Nurhaliza, F., Sarlina, S., & Hanafi, L. M. (2025). Pornografi dan pornoaksi perspektif Al-Qur’an dan hukum Islam. Al-Usroh: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 3(1), 12–19. https://doi.org/10.55799/alusroh.v3i01.680
Nursahid, M. A. Y., & Muyana, S. (2024). Mereduksi kecanduan pornografi menggunakan teknik restrukturisasi kognitif. Jurnal Wahana Konseling, 7(2), 235–247. https://doi.org/10.31851/juang.v7i2.15289
Prihandini, P., Limilia, P., & Pratamawaty, B. B. (2019). Generasi cerdas tanpa pornografi: Penyuluhan pencegahan konsumsi pornografi media digital di SMP Negeri 2 Bandung. Jurnal Dedikasi Masyarakat, 2(2), 75–82. https://doi.org/10.31850/jdm.v2i2.399
Raco, J. R. (2010). Metode penelitian kualitatif: Jenis, karakteristik, dan keunggulannya. Jakarta: Grasindo.
Rahayu, P. P. (2024). Psikoedukasi pencegahan adiksi pornografi bagi anak dan remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA), 4(3), 86–92. https://doi.org/10.31004/abdira.v4i3.495
Ramdhani, M. S., & Asfari, N. A. B. (2023). Pornografi pada remaja: Faktor penyebab dan dampaknya. Flourishing Journal, 2(8), 553–558. https://doi.org/10.17977/um070v2i82022p553-558
Salsabila, S., & Okta Sari, R. (2023). Dampak adiksi pornografi terhadap kehidupan sosial remaja. JUDIKA: Jurnal Pendidikan dan Bahasa, 1(4), 149–154. https://doi.org/10.59696/judika.v1i4.27
Sugiarto. (2022). Komunikasi Qur’ani bagi penanganan anak pada pornografi di media sosial. El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 3(1), 24–50. https://doi.org/10.53678/elmadani.v3i01.718
Syauqani, S. (2017). Pornografi dan pornoaksi: Perspektif agama dan kesehatan mental. Ulumuna, 10(2), 285–302. https://doi.org/10.20414/ujis.v10i2.455