Analisis Kompetensi Kepemimpinan Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Nias dalam Konteks Manajemen Pendidikan

Main Article Content

Agnes Renostini Harefa

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis kompetensi kepemimpinan mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Nias dalam konteks manajemen pendidikan. Melalui pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terhadap 12 informan, penelitian ini mengungkap tiga temuan utama. Pertama, mahasiswa memaknai kepemimpinan sebagai pelayanan dan tanggung jawab kolektif yang berakar pada nilai budaya lokal (föna) dan terintegrasi dengan peran guru sebagai manajer kelas. Kedua, kompetensi tersebut terutama dikembangkan di arena non-formal seperti organisasi kemahasiswaan dan proyek akademik, yang berfungsi sebagai laboratorium kepemimpinan praktis. Ketiga, pengembangan kompetensi menghadapi paradoks: didorong oleh motivasi intrinsik dan praktik lapangan, namun dihambat oleh kurangnya integrasi eksplisit dalam kurikulum formal serta kendala struktural-kultural. Simpulan penelitian menekankan perlunya rekonstruksi kurikulum yang secara sistematis mengintegrasikan pendidikan kepemimpinan berbasis konteks lokal untuk menghasilkan calon guru yang lebih siap memimpin dan mengelola.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Renostini Harefa, A. (2026). Analisis Kompetensi Kepemimpinan Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Nias dalam Konteks Manajemen Pendidikan. Education & Learning, 6(1), 31–39. https://doi.org/10.57251/el.v6i1.1979
Section
Articles

References

Astin, A. W. (1999). Student involvement: A developmental theory for higher education.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.

Greenleaf, R. K. (2013). Servant leadership: A journey into the nature of legitimate power and greatness. Paulist press.

Judge, T., & Robbins, S. (2013). Motivation concepts. Organizational Behavior, 201–238.

Kouzes, J. M., & Posner, B. (2012). The leadership challenge: How to make extraordinary things happen. Atlanta, GA: Better World Books.

Lunenburg, F. C., & Ornstein, A. (2021). Educational administration: Concepts and practices. Sage Publications.

Luthans, F., Vogelgesang, G. R., & Lester, P. B. (2006). Developing the psychological capital of resiliency. Human Resource Development Review, 5(1), 25–44.

Marhawati, B. (2021). Kepemimpinan pendidikan. Deepublish.

Maxwell, J. C. (2007). The 21 irrefutable laws of leadership: Follow them and people will follow you. HarperCollins Leadership.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.).

Mirino, A., & Pustaka, D. (2025). Guru Hebat, Pemimpin Visioner: Kolaborasi Menuju Kesuksesan. Detak Pustaka.

Northouse, P. G. (2025). Leadership: Theory and practice. Sage publications.

Rifdan, R., Haerul, H., & Zainal, H. (2024). Kepemimpinan Organisasi Publik. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2024). Self-determination theory. In Encyclopedia of quality of life and well-being research (pp. 6229–6235). Springer.

Sagala, S. (2013). Manajemen strategik dalam peningkatan mutu pendidikan: pembuka ruang krativitas, inovasi dan pemberdayaan potensi sekolah dalam sistem otonomi sekolah.

Sallis, E. (2014). Total quality management in education. Routledge.

Spillane, J. P. (2006). Distributed leadership. Jossey-Bass.

Stake, R. (1995). Case study research. Cham: Springer.

Suastra, I. W. (2010). Model pembelajaran sains berbasis budaya lokal untuk mengembangkan kompetensi dasar sains dan nilai kearifan lokal di SMP. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 43(2), 8–16.

Yukl, G., Mahsud, R., Hassan, S., & Prussia, G. E. (2013). An improved measure of ethical leadership. Journal of Leadership & Organizational Studies, 20(1), 38–48.

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.