Muhammadiyah di Kulon Progo (1926–2024): Kajian Historis tentang Dinamika Organisasi dan Kontribusi Sosial-Keagamaan
Main Article Content
Abstract
This study examines the historical development and socio-religious role of Muhammadiyah in Kulon Progo from 1926 to 2024 within the dynamics of local Islamic organizations. Using historical research methods—heuristic data collection, source criticism, interpretation, and historiography—it analyzes archival records, organizational documents, and oral testimonies to trace institutional transformation. The findings identify three major phases: consolidation during the late colonial and early independence periods; expansion of educational and health institutions during the New Order; and diversification of social engagement in the Reformasi era. Muhammadiyah functioned not only as a religious movement but also as a local agent of modernization through schools, healthcare services, and community-based programs. Its autonomous bodies, including ‘Aisyiyah, Hizbul Wathan, Nasyiatul ‘Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, IPM, IMM, and Tapak Suci, significantly contributed to cadre formation, gender empowerment, youth mobilization, and civic participation. This study enriches local historiography by demonstrating Muhammadiyah’s institutional adaptability and ideological continuity across changing political regimes.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Astuti, F. D., Utami, D., Qamariyah, N., Widyaningsih, W., & Martini, T. (2023). Pemeriksaan Kesehatan Sebagai Monitoring Status Kesehatan Santri di Panti Asuhan Muhammadiyah Tuksono Sentolo, Kulon Progo. Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(2), 19–22. https://doi.org/10.26714/jipmi.v2i2.106
Azizah, L., Mujiburrohman, M., Praptiningsih, P., & Fatimah, M. (2023). Peran Guru Sejarah Kebudayaan Islam dalam Upaya Pembentukkan Karakter terhadap Siswa. Al’Ulum Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 37–49. https://doi.org/10.54090/alulum.130
Cahyono, M. N. (2023). Peran Muhammadiyah dalam Kemajuan Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam Dan Kemuhammadiyahan, 38–45. https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/3816
Charmelita, E., Lestari, W. T., Akbar, H., Isa, I. M., & Hidayah, A. N. (2023). Analisis Peran Muhammadiyah dalam Dinamika Perkembangan Islam Moderat. Jurnal Kajian Dan Pengembangan Umat, 6(2), 164–170. https://doi.org/10.31869/jkpu.v6i2.4939
Gunawan, Y., & Syamsudin, S. (2023). Strategi Pembentukan Karakter Religius di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Muhammadiyah Tuksono Kulonprogo. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sains Islam Interdisipliner, 2(1), 52–62. https://doi.org/10.59944/jipsi.v2i1.110
Hakim, I., & Muslikhati, M. (2022). Model Gerakan Ekonomi Muhammadiyah Pasca Muktamar ke 47. Jurnal Sinar Manajemen, 9(2), 315–324. https://doi.org/10.56338/jsm.v9i2.2556
Imani, S. L., Rizki, N., & Azani, M. Z. (2023). Kontribusi PCM dalam Gerakan Dakwah Keagamaan di Islamic Center Muhammadiyah Cabang Blimbing. Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.23917/iseedu.v7i1.22993
Kaharuddin, S., Malli, R., & Lamabawa, D. (2024). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Muhammadiyah. Polyscopia, 1(3), 91–100. https://doi.org/10.57251/polyscopia.v1i3.1354
Khotijah, S. (2023). Representasi Ideologis Muhammadiyah dalam Wirid Sebelas Ayat: Studi Living Qur’an di Desa Sidoharjo, Samigaluh, Kulon Progo. Muslim Heritage, 8(2), 189–200. https://doi.org/10.21154/muslimheritage.v8i2.6989
Kuntowijoyo. (2013). Pengantar Ilmu Sejarah. Tiara Wacana.
Mahmudah, H., Zuhrah, Z., Jusoh, W. H. W., Yahya, N., & Hayati, M. (2025). Environmental Ethics in Bimanese Local Wisdom: An Islamic Philosophical Analysis and Its Integration into Environmental Education. Islam & Contemporary Issues, 5(2), 158–168. https://doi.org/10.57251/ici.v5i2.1891
Melati, A. P., & Fuad, A. F. N. (2024). Peran Aktif Muhammadiyah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam di Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. Attractive?: Innovative Education Journal, 6(1), 159–168. https://doi.org/10.51278/AJ.V6I1.1102
Purnawan, S. O., Rizky, M., Arista, S. W., Masyita, S., & Murdaningsih, S. R. (2024). Peranan Muhammadiyah Melalui Amal Usaha LAZISMU dalam Pengembangan Aspek Ekonomi Pasca Pandemi. Jesya (Jurnal Ekonomi Dan Ekonomi Syariah), 7(1), 511–519. https://doi.org/10.36778/jesya.v7i1.1407
Putra, A. N., Saputro, N. D., Pradhana, M. P., Abiyoso, M. A., Wijayarisma, O., & Lathif, M. A. (2023). Peran Masjid dan Sekolah dalam Menyampaikan Ilmu ke Muhammadiyahan lewat Pendidikan dan Ajaran Islam. Prosiding Seminar Nasional Dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam Dan Kemuhammadiyahan, 78–83. https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/3923
Rifan, A. A. R., Pantas, P. E., Hidayatulloh, M. K., & Shulthoni, M. (2024). Pelatihan Manajemen Wakaf Produktif pada Nadzir di Lingkungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulon Progo. Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.51214/00202404799000
Sapardiyono, S., Soesilo, G. B., & Santosa, A. B. (2025). Peran Muhammadiyah dalam Membangun Etika Politik dan Kesadaran Demokrasi dalam Pilkada Melalui Baitul Arqom. Surya Abdimas, 9(4), 697–708. https://doi.org/10.37729/ABDIMAS.V9I4.6352
Sarianti, O. (2024). Peran Muhammadiyah, Nahdatul Ulama dan PERTI dalam perkembangan Lembaga Pendidikan Islam. Al-Ibanah, 9(1), 1–18. https://doi.org/10.54801/ibanah.v9i1.249
Sembiring, A. A. br, & Achiriah, A. (2025). Aktivisme Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dalam Dinamika Reformasi di Kota Medan, 1998–1999. Local History & Heritage, 5(1), 111–118. https://doi.org/10.57251/lhh.v5i1.1786
Ummamah, L., Azzahra, F. D. S., Aulya, R. P., & Achmad, A. K. (2023). Peran Kebangsaan Muhammadiyah di Indonesia. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam Dan Isu-Isu Sosial, 21(2), 138–149. https://doi.org/10.37216/tadib.v21i2.1305
Zumhur, A. R., Anwar, K., & Ajmain, M. (2025). Sejarah dan Perjuangan Organisasi Muhammadiyah dalam Kemajuan Indonesia. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2(2), 932–938. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/3016