Preservasi dan Konservasi Manuskrip Tradisional di Kabupaten Jember: Studi Filologi dan Digitalisasi
Main Article Content
Abstract
Manuscript conservation is vital for safeguarding cultural heritage, traditional knowledge, and societal values. This study explores traditional manuscript storage and preservation practices in Jember Regency through a philological approach encompassing inventory, conservation, and digitization. Unlike previous research, this study provides a comprehensive analysis of the challenges and solutions in manuscript conservation, highlighting the intersection of traditional and modern preservation techniques. It addresses two key research questions: (1) What is the current state of manuscript culture in Jember Regency? and (2) How are manuscripts traditionally preserved in this region? Employing a philological methodology, the study involves manuscript identification, conservation initiatives, and digital preservation strategies to ensure long-term accessibility. The findings reveal that traditional storage methods significantly impact manuscript longevity, necessitating an integrated approach that merges indigenous conservation practices with digital preservation. This research contributes to manuscript preservation efforts, particularly in Jember Regency, by underscoring the role of local communities in protecting historical documents. Furthermore, the knowledge embedded within these manuscripts provides invaluable historical and cultural insights, reinforcing their significance as a foundational source for future scholarship and heritage preservation.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Aimah, R. A. (2021). Koleksi manuskrip Indonesia dalam katalog online Eropa dan urgensi digitalisasi. Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan, 21(2), 220–245. https://doi.org/10.21274/dinamika.2021.21.02.220-245
Amanda, C. (2023). Kontribusi perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Sijunjung dalam pelestarian naskah kuno. JIPIS: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Islam, 2(1), 50. https://doi.org/10.31958/jipis.v2i1.8846
Annisa, N. Z., Susantiningrum, S., & Ninghardjanti, P. (2024). Pemeliharaan dan perawatan manuskrip (naskah kuno) di Perpustakaan Rekso Pustoko Pura Mangkunegaran Surakarta. JIKAP (Jurnal Informasi Dan Komunikasi Administrasi Perkantoran, 8(3), 301. https://doi.org/10.20961/jikap.v8i3.80898
Arifin, S. (2021). Tradisi rokat dalam perspektif hukum Islam (Pertautan antara simbol dan makna). Al-Adillah: Jurnal Hukum Islam, 1(2), 1–8.
Bustamam, R. (2017). Eksplorasi dan digitalisasi manuskrip keagamaan: Pengalaman di Minangkabau. Jurnal Lektur Keagamaan, 15(2), 446. https://doi.org/10.31291/jlk.v15i2.532
Dewi, D. P. (2014). Preservasi naskah kuno. Universitas Sunan Kalijaga.
Djamaris, E. (2002). Metode penelitian filologi (Cet. 1). Jakarta.
Gusmian, I. (2019). Manuskrip keagamaan di Masjid Popongan: Kajian kodikologi dan pemetaan isi. DINIKA: Academic Journal of Islamic Studies, 4(2), 249–274. https://doi.org/10.22515/dinika.v4i2.2059
Handayani, F. (2023). Local wisdom dalam hakikat preservasi naskah kuno sebagai pelestarian warisan budaya bangsa. Proceedings IAIN Kerinci, 1(1), 133–147.
Hendrawati, T. (2018). Digitalisasi manuskrip Nusantara sebagai pelestari intelektual leluhur bangsa. Media Pustakawan, 25(4), 24–32.
Khadjah, U. L. S., Perdana, F., Sarasvathi, D. G. D. R. K., & Winoto, Y. (2021). Proses digitalisasi naskah kuno sebagai pelestarian informasi di Museum Bandar Cimanuk Indramayu. Pustaka Karya: Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 9(1), 49. https://doi.org/10.18592/pk.v9i1.5167
Latiar, H. (2018). Preservasi naskah kuno sebagai upaya pelestarian budaya bangsa. Al-Kuttab: Jurnal Perpustakaan dan Informasi, 5(1), 67. https://doi.org/10.24952/ktb.v5i1.827
Nugraha, H. C., & Laugu, N. (2021). Pelestarian naskah kuno dalam upaya menjaga warisan budaya bangsa di Perpustakaan Museum Dewantara Kirti Griya Tamansiswa Yogyakarta. Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan, 7(1), 105–120. https://doi.org/10.14710/lenpust.v7i1.37694
Oman, F. (2015). Filologi Indonesia: Teori dan metode (Revisi). Tangerang Selatan: Kencana.
Permana, A. (2018). Daluang sebagai alas tulis dalam proses penyebaran Islam di Nusantara. Al-Tsaqafa, 14.
Prastiani, I., & Subekti, S. (2019). Digitalisasi manuskrip sebagai upaya pelestarian dan penyelamatan informasi (Studi kasus pada Museum Radya Pustaka Surakarta). Jurnal Ilmu Perpustakaan, 6(3), 141–150.
Vivin, M. A., & Wijayanti, L. (2023). Digitalisasi naskah kuno sebagai upaya pelestarian informasi: Systematic literature review. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 5(2), 296–310