Kesetaraan Gender pada Penyuluh Agama Islam dalam Melakukan Penguatan Komunikasi Pembangunan Agama di Kabupaten Simalungun Sumatera Utara

Main Article Content

Rosyidatul Gultom

Abstract

This research is entitled ‘Gender Equality in Islamic Religious councelors in strengthening Religious Development Communication in Simalungun Regency’. The theory use in this research is the Gender Role Theory proposed by Prof. Alice Eagly in 1987. The object of this research is a female Islamic religious instructor who strengthens communication on religious development in Simalungun Regency, North Sumatera. The method used in this research is descriptive analysiswith a qualitative approach. The analytical technique used in this research is using qualitative descriptive with data analysis by means of in-depth interviews. The result show that in Simalungun Regency, North Sumatera, Female religious instructors had the same important role as male religious instructor, that’s mean there is gender equality.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Gultom, R. (2021). Kesetaraan Gender pada Penyuluh Agama Islam dalam Melakukan Penguatan Komunikasi Pembangunan Agama di Kabupaten Simalungun Sumatera Utara. Communication & Social Media, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.57251/csm.v1i1.87
Section
Articles

References

Abdul Basit. 2014. Tantangan Profesi Penyuluh Agama Islam dan Pemberdayaan
Abdullah, Irwan. 1998. Rekonstruksi Gender terhadap Realitas Wanita, dalam Bainar (ed): Wacana Perempuan dalam Keindonesiaan dan Kemodernan. Yogyakarta: PT. Pustaka Cidesindo

Ahsin Fadliahsan. 2013. peranan Penyuluh Agama dalam Membina Remaja di KelurahanTumampua kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan

B.Miles, Mattew & A.Michael Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif. Terj.Tjetjep Rohandi Rohidi. Jakarta:Universitas Indonesia.
Bungin, Burhan. 2002. Penelitian Kualitatif.Jakarta : Ghalia Indonesia.
Dewi, Sinta R. 2006. Gender Mainstreaming Feminisme, Gender dan Transformasi Institusi, dalam Jurnal Perempuan. No. 50. Jakarta: Yayasan Jurnal Perempuan.

Gultom, R. I. (2019). Anomali Penyuluh Agama Islam Perempuan dalam Penguatan Komunikasi Pembangunan Agama di Kabupaten Simalungun. Medan.
Harun, Rochajat dan Elvinaro Ardianto. 2011. komunikasi pembangunan dan perubahan sosial. Rajawali Pers.
Irbah Gultom, Rosyidatul. 2019. Anomali Penyuluh Agama Islam Perempuan dalam Penguatan Komunikasi Pembangunan Agama di Kabupaten Simalungun. UIN Sumatera Utara.
Jaka, Nugraha. 2014.Pengantar Analisis Data Kategorik. Yogyakarta: Deepublish.
M. Arifin. 1976. Pokok – Pokok Pikiran tentang Bimbingan dan Penyuluhan Agama. Jakarta: Bulan Bintang.
Miles, Matthew, and Huberman. (1992). Analisis Data Kualitatif?: Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. Jakarta: UI Press.
Sazali, H. (2016). Komunikasi Pembangunan Agama Dalam Membangun Toleransi Agama (Analisis Sistem dan Aktor). Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 13(2), 209–230.
Syafa’ah, M. (2012). Peningkatan Kemampuan Penyuluh Agama Islam Menghadapi Problematika Bimbingan dan Penyuluhan Agama Islam. Balai Diklat Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur.
Turner, and Bryan. (2012). Teori Sosial, dari Klasik Sampai Postmodern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.