Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja pada Industri Makanan dan Minuman di Kabupaten Aceh Barat
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis Seberapa besar pengaruh jumlah unit usaha, modal dan upah terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri makanan dan minuman di Kabupaten Aceh Barat. Adapun data yang dipergunakan adalah data sekunder adalah data yang diperoleh dari Dinas Koperasi, UKM, Pendustrian dan Perdagangan Kabupaten Aceh Barat dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan model analisis regresi linear berganda. Adapun variabel yang digunakan adalah penyerapan tenaga kerja (Y) dan jumlah unit usaha, modal dan upah sebagai (X). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jumlah Sektor Industri makanan dan minuman (X1) secara nyata dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri makanan dan minuman di Kabupaten Aceh Barat dengan nilai thitung Xl > ttabel' atau (4,417 > 2,364). Variabel Modal (X2) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja dengan nilai thitung X2 < ttabel atau (0,367 < 2,364 ), variabel Upah (X3) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja dengan nilai thitung X2 < ttabel atau (0,728 < 2,364 ). Hasil pengujian menunjukkan Fhitung sebesar 34,969 sedangkan Ftabel pada tingkat kepercayaan (? = 0.05) atau 95 % adalah 4,35 yang berarti Fhitung > Ftabel. Hal ini menunjukan jumlah sektor industri (X1), modal (X2) upah (X3) daberpengaruh nyata terhadap penyerapan tenaga kerja (Y), atau dapat diartikan jumlah sektor industri (X1), modal (X2) dan upah (X3) berpengaruh positif terhadap penyerapan tenaga kerja atau terima Ha tolak Ho.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Amirullah, 2008. Manajemen Produksi Dan Operasi. Edisi Revisi. Lembaga Penerbit FE UI Jakarta.
Badan Pusat Statistik (BPS 2008) Tentang Industri di Indonesia
_________________, 2010. Tentang Industri Kecil di Indonesia
_________________, 2017. Industri Mikro dan Kecil Kabuapaten Aceh Barat, Aceh.
_________________, 2017. Pertumbuhan IMK di Indonesia, Jakarta.
Basuki, 2015. Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja Industri Kecil di Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2009-2014. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol 04, No. 03, Edisi Januari (31-54).
Darma,S. 2003. Pengaruh penyerapan tenaga sektor industri di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol. 07, hal. 1.
Deperindag. 2005 tentang Industri Kecil di Indonesia. Jakarta.
Depnakertrans, 2004 tentang Penyerapan Tenaga Kerja Indonesia
Fuad, Kadafi, 2013, Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta
Hakim 2009. Teori Ekonomi Makro: Suatu Pengantar Edisi 5, UPP STIM YKPN, Yogyakarta.
Herawati, 2016. Analisis Pengaruh Pendidikan, Upah, Pengalaman Kerja, Jenis Kelamin Dan Umur Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja Industry Shuttlecock Kota Tegal. Jurnal Ekonomi, Vol 5. No 1.
Kuncoro, 2007. Dimensi Kualitatif Keberhasilan Perluasan Kesempatan Kerja.Jurnal Ekonomi Pembangunan vol 7. Halaman 1.
Mankiew. 2008. Ekonomi Sumber Daya Manusia. PT. Raja Grafindo Perkasa.
__________. 2012. Ekonomi Sumber Daya Manusia. PT. Raja Grafindo Perkasa.
Novianti, 2013. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja Pada Sektor Industri Di Sumatera Utara”. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol. 03, No. 23, Edisi Januari (31-64).
Nugraha. 2011. Ekonomi Manajerial. Penerbit Andi. Yogyakarta.
Nuswantoro. 2011. Pengaruh Investasi, Nilai Produksi, dan Jumlah Unit Usaha Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Pada Industri Kecil di Kabupaten Pati. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol. 07, hal. 1
Octoviningsih, 2006. Pengaruh Nilai Upah Minimum Kabupaten, Investasi, dan PDRB TerhadapPenyerapan Tenaga Kerja di Kota Bogor. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol. 07, No.3, edisi September (32 – 85).
Payaman Siamanjuntak 2008 “Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia PT. Pustaka Utama Jakarta.
Puspitasari et al, 2016. Pengaruh Investasi Publik, Investasi Swasta dan Tenaga Kerja Terhadap Pendapatan Regional di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol. 07, hal. 1
Purnomo 2011. Tenaga Kerja dan Pembanguna. Yayasan Jaya karya Jakarta
Setiawan, 2011. Analisis penyerapan Tenaga Kerja Pada Sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kota Semarang. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol. 12, No. 23, Edisi September (33-81).
Sukirno, Sadono. 2012. Pengantar Teori Mikro Ekonomi. FEUI : Jakarta.
_____________. 2006. Teori Mikro Ekonomi. FEUI : Jakarta.
Soekartawi, 2009. Prinsip Ekonomi Pertanian. Raja Grafindo Persada : Jakarta.
Tambunan, 2011, Small Business Economics (Springer) The Role of Small Firmsin Indonesia.
Undang-undang No. 23 Tahun 2014 tentang Ketenagakerjaan
Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)
Winardi, 2017. Dampak Pembangunan Kawasan Industri Terhadap Output, Penyerapan Tenaga Kerja, Distribusi Pendapatan Dan Kemiskinan Rumah Tangga Di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Ekonomi Dan Manajemen. Hal 318.
Yasrizal, 2016. Penyerapan Tenaga Kerja Industri Mikro dan Kecil Makanan Dan Minuman Provinsi Aceh. Jurnal Seminar Nasional Fakultas Ekonomi UTU. Hal. 570.
Yusuf, AG. 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: Kencana.
Zethamil dan Mary Jo Bitner 2008, Ekonomi Ketenagakerjaan. Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. Jakarta